12 Tempat Wisata Alam Di Papua

12 Tempat Wisata Alam Di Papua

Indonesia merupakan surga tersembunyi bagi para traveler, baik lokal maupun mancanegara. Pantai dan pemandangan gunung yang indah di berbagai pelosok negri sudah bukan rahasia lagi. Banyaknya turis mancanegara yang mulai berdatangan ke berbagai tujuan wisata lokal kita membuat masyarakat setempat mulai ikut membangun infrastruktur yang membuat turis baru merasa nyaman mengunjungi tujuan wisata tersebut.

Salah satu pesona daerah Indonesia adalah Papua, yang sejak tahun 2003 sudah terbagi menjadi 2 propinsi, yaitu Papua dan Papua Barat. Dalam artikel ini, kami akan membahas tempat wisata di Indonesia yang unik dan menarik, tepatnya yang bisa kita temui di Papua dan Papua Barat.

Jika Anda berpikir Indonesia tak lebih menarik dari negara-negara di Eropa sana, cobalah berkunjung ke tanah Papua. Pulau paling timur Indonesia ini memiliki segala keindahan alam yang tak habis Anda jelajahi. Daratan dan alam bawah lautnya menjadi surga tersendiri bagi para penggemar wisata alam. Tak hanya alamnya yang kaya, Papua juga menyimpan kearifan budaya lokal yang masih bertahan di zaman serba modern ini. Menjelajahi Papua tentunya akan menjadi sebuah pengalaman menarik yang bisa Anda ceritakan ke keluarga dan teman.

Kunjungi Papua, jelalajahi kekayaan negeri sendiri. Jika masih bingung harus ke mana selama di sana nantinya, berikut rangkuman 12 tempat wisata di Papua yang wajib dikunjungi :

1.Raja Ampat

Raja Ampat awalnya merupakan satu kesatuan dengan kabupaten Sorong, sampai akhirnya menjadi kabupaten Raja Ampat pada tahun 2004. Kepulauan dengan pemandangan bawah air yang indah ini sudah dikenal banyak turis lokal maupun luar negeri, dan termasuk menjadi salah satu situs warisan dunia dengan  pemandangan terindah di dunia. Untuk mencapai dan berjalan-jalan di sekitar pulau ini, kita bisa menaiki kapal atau menginap di salah satu resort di kepulauan Raja Ampat. Tempat yang luar biasa indahnya ini tentunya sangat populer menjadi tempat wisata yang cocok untuk anak muda dan juga pasangan yang sedang ingin mencari tempat wisata untuk bulan madu.

Meskipun banyak penyelam yang menjadikan pulau ini destinasi pilihan karena memiliki banyak jenis terumbu karang dan hewan laut, tetapi banyak juga yang bisa dilihat di Raja Ampat selain keindahan bawah lautnya. Salah satunya adalah pantai berpasir putih, gugusan pulau-pulau karst, dan juga flora fauna endemik seperti cendrawasih dan anggrek.

Salah satu yang menarik dari pulau Raja Ampat adalah peninggalan prasejarahnya. Terletak di kawasan gugusan Misool, terdapat cap-cap tangan pada dinding batu karang. Cap-cap tangan yang diyakini berusia 50.000 tahun ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Selain itu, terdapat juga bekas peninggalan pesawat udara yang karam peninggalan Perang Dunia II di pulau Wai.

2.Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Taman nasional dengan luas 1.453.500 hektar ini hampir 90% berupa perairan. Tak mengherankan jika Taman Nasioanal Teluk Cenderawasih menjadi kawasan konservasi laut terbesar dan terluas di Indonesia. Di sini, terdapat 196 jenis moluska dan 209 jenis ikan yang bisa Anda saksikan di alam bawah lautnya. Tak jarang kura-kura, penyu, hiu dan lumba-lumba juga ikut menemani Anda saat menyelam.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih diresmikan pada tahun 1993 oleh Kementerian Kehutanan. Selain menikmati alam bawah lautnya, Anda juga bisa menjelajahi pulau-pulaunya. Pulau Mioswaar, salah satu pulau di tempat wisata di Papua ini, memiliki gua dengan sumber air panas dengan kandungan belerang yang layak Anda kunjungi. Selain Pulau Mioswaar, masih ada Pulau Yoop, Pulau Numfor, Pulau Nusrowi dan pulau-pulau lainnya yang tak boleh Anda lewatkan.

Tempat wisata ini secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Wondama dan Nabire. Taman nasional ini juga menjadi pusat penelitian hiu paus atau whale shark yang dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan LSM dalam dan luar negeri.

3.Pulau Biak

Pulau Biak dan Pulau Numfor merupakan satu kesatuan yang membentuk kabupaten Biak. Pulau yang terletak di teluk Cendrawasih ini memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Di Biak Utara, terdapat Kampung Amoi yang terkenal dengan keindahan pemandangannya. Selain itu, ada juga Museum Cendrawasih yang memiliki banyak koleksi pada zaman Perang Dunia II. Jangan lupa untuk mencoba makanan khas di daerah Biak. Singkong Marapen adalah salah satunya.

Singkong yang diolah dengan cara dibungkus pelepah pisang dan kemudian di bakar di atas bara ini merupakan suguhan yang wajib dinikmati. Ada juga Japan Iyen, keladi yang direbus tanpa bumbu dan disajikan dengan ikan laut bumbu pedas. Salah satu objek wisata di Biak adalah Taman Burung dan Taman Anggrek yang terletak di daerah Bosnik. Terdapat koleksi burung dan tanaman yang cukup beragam dan lengkap dengan informasi . Di sekitar daerah Biak, ada banyak sekali destinasi wisata yang menarik, seperti pantai Bosnik dan air terjun Wafsarak yang berada di sekitar pulau Biak.

4.Danau Sentani

Danau dengan luas 9.360 hektar ini merupakan danau terbesar di Papua. Terletak sekitar 50 km dari pusat kota Jayapura, Danau Sentani menawarkan keindahan luar biasa. Sedikitnya ada 21 pulau yang menghiasi danau dengan ketinggian 75 meter di atas permukaan laut ini.

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di sini mulai dari berenang, memancing, menyantap kuliner di sekitar danau sampai menyewa perahu untuk berkeliling danau. Selain itu, ada 24 desa di sekitar tempat wisata ini yang bisa Anda kunjungi dan berinteraksi langsung dengan warganya. Pemandangan deretan rumah panggung dengan jaring ikan menjadi hal yang wajar Anda saksikan di sini.

Yang menarik adalah adanya acara tahunan yaitu Festival Danau Sentani yang biasa diselenggarakan pada pertengahan bulan Juni. Saat festival berlangsung, tempat wisata di Papua ini akan penuh disesaki wisatawan yang ingin menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya setempat. Selain menikmati pertunjukan selama festival, Anda juga bisa memuaskan lidah dan perut dengan kuliner khas Papua yang banyak disajikan di sini.

5.Air Terjun Wafsarak

Terletak cukup jauh dari kota Biak, air terjun yang harus ditempuh 2 jam dari pusat kota dengan mobil atau motor ini juga terletak tidak jauh dari pantai. Air terjun yang juga disebut dengan air terjun Warsa ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter, meskipun tergolong landai, tetapi pemandangan air terjun dan suara gemerisik air yang menyambut kita ketika memasuki wilayah air terjun sangat menenangkan.

Penduduk setempat sangat menjaga kebersihan obyek wisata ini, bisa dilihat dari warna air terjun yang kebiruan dan pemandangan sejuk yang masih alami. Untuk memasuki wilayah air terjun ini, ada pemungutan biaya per rombongan sebesar 35 ribu rupiah. Mendatangi air terjun ini, kita diperbolehkan untuk berenang, dan menikmati pemandangan air terjun ini dari atas bukit yang tidak kalah indahnya. Tentunya, dengan syarat kita tidak sembarangan membuang sampah atau mengotori wilayah sekitar air terjun. Untuk para wisatawan yang menyukai wisata air terjun, tentunya banyak tempat yang juga memberi keindahan wisata air terjun di Indonesia yang wajib dikunjungi.

6.Lembah Baliem

Lembah Baliem merupakan tempat tinggal suku Dani, Yali dan Lani yang terletak di sekitar Pegunungan Jayawijaya. Berada di ketinggian 1.600 meter di atas laut membuat suhu di tempat ini bisa mencapai 10-15 derajat Celcius pada malam hari. Di sini, Anda bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan suku asli yang masih memakai koteka bagi pria dan rok rumbai bagi perempuannya.

Pada bulan Agustus, Lembah Baliem menjadi tempat wisata di Papua yang menarik banyak perhatian wisatawan. Selama tiga hari diselenggarakan acara tahunan yaitu Festival Lembah Baliem. Festival ini sebenarnya merupakan cara pemerintah untuk menghapuskan perang antar suku yang sering terjadi di sini. Perang antar suku telah dilarang, sebagai gantinya diadakan festival ini yang mengubah perang tersebut menjadi pertunjukan seni dan budaya untuk mengundang wisatawan.

Dalam perang di festival ini, ada skenario yang dijalankan. Biasanya perang akan diawali dengan penculikan perempuan salah satu suku atau pencurian babi yang menjadi hewan ternak di sini. Selanjutnya, perang akan berlangsung dengan diawali tarian suku dan diiringi musik tradisional. Selain perang, ada juga lomba karapan babi antar desa dan pesta babi bakar. Anda juga bisa membeli kerajinan tangan hasil karya suku setempat.

7.Manokwari

Di Manokwari, terdapat sebuah tugu Jepang yang merupakan peringatan mendaratnya tentara Jepang untuk pertama kalinya di Manokwari. Ada juga tradisi unik penduduk sekitar, yaitu pemanggilan ikan dengan menggunakan peluit dari karang. Tradisi ini masih dilakukan di Pantai Bakaro yang terletak di pesisir utara Manokwari.

Salah satu hidangan khas Manokwari dan juga Papua adalah papeda, atau sering juga disebut sebagai bubur sagu. Papeda yang terbuat dari tepung sagu biasanya disantap sebagai pengganti nasi dan disajikan dengan ikan dan kuah kuning yang dibuat dengan tongkol dan bumbu tradisional. Untuk camilan, kita bisa mencoba sagu lempeng yang biasa disajikan sebagai teman minum kopi dan teh.

Terdapat banyak wisata alam dan berbagai jenis wisata air yang bisa dilihat di sekitar daerah Manokwari. Salah satunya adalah pegunungan Arfak yang merupakan cagar alam dilindungi, tidak salah jika orang setempat ingin menjadikan tempat ini sebagai salah satu di dalam pemandangan terindah di dunia.

8.Taman Nasional Lorentz

Merupakan taman nasional berskala besar yang terletak di antara 2 provinsi, yaitu provinsi Papua dan Papua Barat. Kita bisa menikmati alam yang alami dan vegetasi di sekitar taman. Di daerah ini kita bisa melihat kebudayaan suku asli Papua seperti suku Asmat, Suku Sempan, Suku Dani dan juga Suku Amungme. Untuk mencapai tempat ini kita bisa menggunakan pesawat dari kota Timika melalui bagian utara taman, atau bisa juga dengan jalan laut menuju Pelabuhan Sawa Erma.

Taman yang memiliki ekosistem asli ini sebagian besar merupakan hutan yang belum pernah terjamah manusia. Adapun para penduduk lokal yang tinggal di sekitar lokasi taman nasional pun ikut serta menjaga hutan yang ekosistemnya masih asli ini. Banyak spesies flora dan fauna yang bisa kita lihat di sini. Tentunya, kita harus tetap menjaga kebersihan dan keindahan taman nasional yang dilindungi ini.

9.Air Terjun Kiti-Kiti

Kita bisa menikmati dua objek sekaligus, yaitu air terjun dan juga laut karena situs air terjun ini mengalir langsung ke laut lepas. Pada saat surut, kita dapat menikmati pantai yang terbentuk. Jangan lupa untuk membawa persiapan untuk liburan ke pantai. Saat pasang, kita masih bisa menikmati air terjun yang indah dan menikmati air berwarna kebiruan yang jernih.

Banyak aktivitas yang bisa kita lakukan di daerah ini, salah satunya adalah memancing, berenang dan snorkeling. Selain itu, kita juga bisa melakukan kegiatan berkemah di pulau tidak berpenghuni di sekitar daerah air terjun ini. Tempat yang sempurna untuk kita yang menyukai tempat wisata yang cocok untuk backpacker ini sayangnya masih tergolong sulit untuk dijangkau, oleh karena itu akses menuju tempat ini masih terbatas. Salah satunya adalah dengan menaiki speed boat dari Pelabuhan Fakfak yang memakan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Meskipun begitu, pemandangannya sepadan dengan waktu yang kita butuhkan untuk mencapai air terjun ini.

10.Pegunungan Arfak

Merupakan titik tertinggi di Papua Barat, dengan tinggi mencapai 2.940 meter di atas permukaan laut (dpl). Dari puncak pegunungan Arfak, kita dapat melihat pemandangan kota Manokwari, dan terkadang pada waktu musim dingin, puncak pegunungan bisa tertutup salju. Meskipun kita bisa ditemani oleh pemandu atau guide, tetapi ada baiknya kita tidak melupakan pantangan saat naik gunung.

Di pegunungan ini juga terdapat dua danau kembar. Menurut cerita penduduk setempat, kedua danau ini terbentuk dari kisah cinta dua orang, yang mengabadikan diri mereka menjadi dua danau. Di masing-masing danau juga konon terdapat naga berjenis kelamin jantan dan betina. Oleh karena itu, berdasarkan cerita mengenai adanya dua ekor naga tersebut, penduduk setempat percaya kalau danau kembar ini juga memiliki jenis kelamin jantan dan betina. Penduduk setempat menamai danau jantan dengan nama Anggi Ginji dan yang betina sebagai Anggi Gita

11.Gua Kokas

Situs bersejarah yang terletak di daerah Kokas ini merupakan peninggalan tentara Jepang pada masa Perang Dunia kedua. Di dalam gua sama sekali tidak ada penerangan, dan bentuknya masih dijaga seperti seperti ketika ditinggalkan oleh tentara Jepang. Perjalanan dari kota Fakfak menuju Gua Kokas membutuhkan waktu sekitar dua jam. Gua yang menjadi tempat persembunyian ini memiliki panjang 138 meter dan terdapat 3 bunker berukuran 4 meter untuk tempat pengintaian tentara Jepang. Karena minimnya cahaya matahari yang masuk, kita diwajibkan membawa senter atau sumber pencahayaan sendiri dan terkadang harus berjalan sambil meraba di dinding sekitar gua. Dengan jalan menuju situs yang agak sulit dan keadaan dalam gua yang agak ekstrem, tentunya tempat ini memang menantang adrenalin, meskipun tidak seperti tempat wisata ekstrim di Indonesia yang biasa. Di dalam gua ini pun terdapat banyak kamar tidur yang dibatasi oleh sekat-sekat, dan sangat sayang untuk dilewatkan.

12.Pantai Patawana

Pantai yang memiliki pasir putih ini tidak terlalu jauh dari pusat kota. Berjarak 30 kilometer dari pusat kota, dan dapat ditempuh selama satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Ekosistem pantai yang masih sangat terjaga, ditambah dengan satwa di sekitar pantai yang bisa berkeliaran dengan bebas, hamparan pasir putih kemerahan, air biru jernih dan sederetan pohon kelapa merupakan pesona utama dari pantai Patawana. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan, salah satunya snorkeling, diving, dan juga surfing. Untuk surfing dan menikmati ombak, kita bisa datang ke pantai ini dari bulan Agustus sampai September.

Itulah 12 tempat wisata di Papua dan Papua Barat. Keindahan alam dan keberagaman budaya yang bisa kita nikmati di Papua memang tiada duanya. Meskipun memiliki kelebihan dalam pemandangan dan keindahan, tapi tentunya seperti tempat wisata lainnya, tempat wisata di Papua juga memiliki kekurangannya. Yang penting adalah kita untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan alam.

Referensi :

Leave a Reply

Close Menu